Indonesia kembali menorehkan prestasi di bidang teknologi luar angkasa setelah berhasil meluncurkan Satelit Merah Putih 3 dari Cape Canaveral, Amerika Serikat. Satelit ini diharapkan bisa meningkatkan konektivitas internet di daerah-daerah terpencil dan memperkuat jaringan komunikasi nasional. PT Telkom sebagai operator menyatakan satelit dengan bobot 4,5 ton ini akan berada di orbit geostasioner selama 15 tahun. Presiden menyampaikan apresiasi kepada para insinyur yang telah bekerja keras mewujudkan proyek strategis ini. Peluncuran Merah Putih 3 juga menjadi langkah penting dalam mendukung program transformasi digital Indonesia. Dengan kapasitas lebih besar, satelit ini akan memungkinkan layanan internet lebih cepat dan stabil hingga ke pelosok desa, mendukung pendidikan jarak jauh, layanan kesehatan, dan ekonomi digital. Masyarakat diharapkan bisa segera merasakan manfaat nyata dari kehadiran teknologi ini.